Upaya ini dijalankan melalui delapan misi Asta Cita, 17 program prioritas, serta program hasil terbaik cepat.
Terkait pembangunan sumber daya manusia, Presiden menyoroti program Sekolah Rakyat sebagai terobosan yang jarang diterapkan di banyak negara.
Program ini dirancang untuk menjangkau anak-anak dari kelompok masyarakat paling tidak mampu melalui pendidikan berasrama, sehingga mereka dapat benar-benar keluar dari lingkaran kemiskinan.
Baca Juga:Rakornas Pusat dan Daerah, Prabowo: Pembangunan Harus Nyata Tingkatkan Kualitas Hidup RakyatPresiden Prabowo Lantik Keanggotaan Dewan Energi Nasional, Ini Daftar Lengkapnya
Tidak hanya menyasar anak, orang tua peserta didik juga diberdayakan dan dilibatkan dalam berbagai program prioritas nasional sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan.
Presiden mengungkapkan, hingga saat ini Sekolah Rakyat rintisan telah beroperasi di 166 lokasi yang tersebar di 131 kabupaten/kota pada 34 provinsi.
Sekolah-sekolah tersebut menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua. (*)
