SENTUL, Berita86.com- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Kegiatan tersebut digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Februari 2026.
Forkopimda Jawa Timur yang turut hadir dalam Rakornas tersebut antara lain Ketua DPRD Jawa Timur, Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jawa Timur, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, serta Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Jawa Timur.
Baca Juga:Rakornas Pusat dan Daerah, Prabowo: Pembangunan Harus Nyata Tingkatkan Kualitas Hidup RakyatPresiden Prabowo Lantik Keanggotaan Dewan Energi Nasional, Ini Daftar Lengkapnya
Rakornas yang mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045” menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menegaskan kesiapan Jawa Timur untuk berada di lini terdepan dalam menjalankan serta mewujudkan berbagai program prioritas nasional.
Khofifah menyampaikan bahwa bersama seluruh kepala daerah se-Indonesia, Jawa Timur telah berhasil mewujudkan swasembada pangan dan saat ini terus bergerak menuju kedaulatan pangan yang berkelanjutan.
Tidak hanya di sektor pangan, Jawa Timur juga mencatatkan capaian signifikan dengan menjadi provinsi tercepat dan terbanyak yang menuntaskan 100 persen kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Tercatat sebanyak 8.494 KDKMP telah berbadan hukum, dengan rincian 8.420 koperasi baru dan 74 koperasi hasil pengembangan dari koperasi yang telah ada sebelumnya.
Di bidang pendidikan, Jawa Timur terus mendukung penuh program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia guna mewujudkan Generasi Indonesia Emas 2045.
Hingga saat ini, Jawa Timur telah mengoperasikan 26 Sekolah Rakyat (SR), jumlah terbanyak secara nasional.
Baca Juga:Presiden Prabowo Paparkan Capaian dan Arah Pembangunan Indonesia di WEF 2026 DavosBerdampak untuk Kepentingan Nasional: Ini Capaian Konkret dari Kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris
Program Sekolah Rakyat dinilai sebagai langkah strategis dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi masyarakat kurang mampu.
Sementara itu, dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa tujuan utama pembangunan nasional adalah memastikan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara nyata.
Peningkatan tersebut meliputi terpenuhinya kebutuhan pangan bergizi, jaminan layanan kesehatan, akses pendidikan yang layak, serta penghasilan yang mencukupi bagi rakyat.
