Festival Sagu Papua 2026 Siap Digelar, Strategi Baru DJKI Lindungi Produk Lokal dan Dongkrak Nilai Ekonomi

Kolaborasi
DJKI bersama Kanwil Kementerian Hukum Papua membahas langkah strategis untuk melindungi produk sagu melalui ajang Festival Sagu Papua. Foto: DJKI.
0 Komentar

Jakarta, Berita86.com- Upaya memperkuat perlindungan kekayaan intelektual (KI) terhadap produk unggulan daerah kembali dipacu.

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua membahas langkah strategis untuk melindungi produk sagu melalui ajang Festival Sagu Papua.

Pertemuan yang berlangsung pada 20 April 2026 di Jakarta ini menyoroti pentingnya perlindungan hukum sekaligus pemanfaatan ekonomi dari komoditas lokal khas Papua tersebut.

Baca Juga:DJKI Turun Tangan, Merek Sosis Viral Indomaret Kini Punya Kekuatan HukumAudiensi, DJKI dan Google Indonesia Bahas Pelindungan Hak Cipta dan AI

Festival Sagu Papua dijadwalkan berlangsung pada 24 hingga 26 April 2026 di halaman Kantor Gubernur Papua.

Kegiatan ini tidak sekadar perayaan, tetapi juga menjadi wadah terpadu untuk promosi produk, edukasi masyarakat, hingga layanan pendaftaran kekayaan intelektual seperti merek dan indikasi geografis.

Sekretaris DJKI, Tessa Harumdila, menegaskan bahwa perlindungan KI memiliki peran penting dalam menjaga keaslian produk sekaligus meningkatkan daya saingnya di pasar.

Menurutnya, momentum festival ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dan pelaku usaha agar lebih aktif mendaftarkan produknya secara resmi.

Ia juga mendorong percepatan pendaftaran indikasi geografis untuk memperkuat identitas sagu Papua sebagai produk khas bernilai tinggi.

Selain itu, pendampingan bagi pelaku UMKM terus diperluas agar produk mereka tidak hanya terlindungi, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional hingga global.

DJKI pun berkomitmen menghadirkan layanan langsung di lokasi festival guna memudahkan proses pendaftaran kekayaan intelektual secara cepat dan tepat.

Baca Juga:DJKI Bahas Tarif PNBP Pencatatan Hak Cipta, Dorong Sistem Bundling yang Berkeadilan bagi MusisiDJKI Tegaskan Pentingnya Pelindungan Kekayaan Intelektual di Platform E-Commerce

Masih dilansir dari rilis resmi DJKI, Kepala Kanwil Kementerian Hukum Papua, Anthonius M. Ayorbaba, menyebut Festival Sagu Papua sebagai langkah awal membangun ekosistem sagu yang berkelanjutan dan terintegrasi.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat adat, dan pelaku usaha dalam mengangkat potensi sagu agar memiliki nilai ekonomi lebih besar.

Festival ini nantinya akan diisi berbagai kegiatan menarik, mulai dari pameran UMKM, diskusi interaktif, edukasi KI, hingga penyerahan sertifikat pendaftaran. Tak hanya itu, pertunjukan seni budaya Papua juga akan meramaikan acara.

Sebagai bagian dari kampanye global Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2026, akan digelar pula kegiatan “Run Race Kekayaan Intelektual 5K” yang mengusung tema inovasi dan olahraga.

0 Komentar