Bogor, Berita86.com- Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah pejabat negara dalam pertemuan yang berlangsung di Hambalang, Jawa Barat, pada Minggu siang hingga malam, 3 Mei 2026.
Dalam agenda tersebut, hadir Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana serta Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.
Pertemuan ini menjadi bagian dari agenda rutin bulanan antara pemerintah dan PPATK dalam rangka evaluasi transaksi keuangan negara.
Baca Juga:Pidato Prabowo di May Day 2026 Bikin Haru: Teken Aturan Anti-PHK hingga Perlindungan OjolDi Hadapan 1.500 Komandan TNI, Prabowo Subianto Kobarkan Semangat Juang dan Soliditas Nasional
Diskusi difokuskan pada penguatan pengawasan terhadap aliran dana serta upaya menjaga transparansi dalam pengelolaan keuangan negara.
Pemerintah menekankan pentingnya sistem keuangan yang akuntabel dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa setiap anggaran yang berasal dari uang rakyat harus disalurkan secara tepat sasaran.
Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan yang bertanggung jawab serta pelaksanaan program yang tepat waktu.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan tata kelola negara yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.
Sebelumnya, pada sore hingga malam hari, pada Sabtu, 2 Mei 2026, Presiden Prabowo Subianto juga melangsungkan Rapat Terbatas bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Pertemuan ini membahas secara mendalam perkembangan berbagai isu strategis nasional guna memastikan arah kebijakan pemerintah.
Baca Juga:Momen di Belajaraya Jakarta 2026, Seskab Teddy Tekankan Pentingnya Kolaborasi PendidikanPrabowo Gas Pol Hilirisasi! 13 Proyek Raksasa Rp116 Triliun Dimulai, Ini Dampaknya untuk Ekonomi RI
Beberapa poin utama yang dibahas meliputi penyampaian aspirasi dari serikat pekerja seluruh daerah di tanah air, dan terkait pendidikan meliputi pemanfaatan peran perguruan tinggi di tanah air untuk turut serta langsung membangun daerahnya terutama melalui pemanfaatan fakultas teknik di perguruan tinggi tersebut.
Pemerintah terus berkomitmen untuk menghadirkan kebijakan yang melindungi, mencerdaskan, dan menyejahterakan seluruh lapisan masyarakat Indonesia. (*)
