Masih dilansir dari rilis resmi Kementerian Pertanian, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bone, Andi Muhammad Idris Rahman, mengatakan minat masyarakat Bone terhadap usaha peternakan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
“Tahun ini banyak bermunculan peternak-peternak baru di Bone. Ini yang ingin kami komunikasikan ke Kementerian Pertanian, kira-kira bagaimana langkah berikutnya karena seperti kita ketahui ke depan program MBG akan terus diperluas,” ujar Idris Rahman.
Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bone, Andi Purnama Sari Amier, mengapresiasi perhatian Kementerian Pertanian terhadap pengembangan peternakan di Bone, termasuk penguatan layanan kesehatan hewan di daerah.
Baca Juga:Seskab Teddy Bantah MBG Pangkas Anggaran Pendidikan, Program Justru Bertambah, Ini RinciannyaBGN Tegaskan Anggaran Bahan Makanan MBG Rp8.000–Rp10.000 per Porsi, Bukan Rp15.000
Menurut dia, luasnya wilayah Bone membutuhkan dukungan sarana dan prasarana kesehatan hewan yang memadai agar pelayanan kepada masyarakat dan peternak dapat berjalan optimal.
Kementerian Pertanian memastikan penguatan peternakan rakyat akan terus dilakukan melalui pendampingan produksi, penguatan kesehatan hewan, akses pembiayaan, hilirisasi, hingga perluasan pasar agar peternak lokal semakin kuat dan mampu menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional. (*)
