CIBINONG, Berita86.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menunjukkan aksi nyata menjaga lingkungan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, Muspika, dan warga turun langsung ke Situ Citatah untuk membersihkan sungai sekaligus menangkap ikan sapu-sapu, Rabu (20/5/2026).
Dalam waktu singkat, sekitar satu hingga dua jam, kegiatan tersebut berhasil mengangkat lebih dari 220 kilogram ikan sapu-sapu dari perairan.
Baca Juga:Klarifikasi Tegas Bupati Bogor Soal Tambang, Tegaskan Tak Ada Konflik dengan KDMSatu Tahun Pimpin Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto Catat Kepuasan Publik 83,29%, Infrastruktur Jadi Andalan
Tak hanya itu, upaya pemulihan ekosistem juga dilakukan melalui penebaran 30 liter eco enzyme yang berfungsi membantu mengurai zat berbahaya di air.
Kegiatan ini melibatkan komunitas Eco Enzyme Nusantara Bogor sebagai bagian dari kolaborasi masyarakat dan pemerintah.
Sebagai langkah lanjutan, sebanyak 5.000 bibit ikan lokal ditebar ke aliran sungai oleh Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor.
Langkah ini bertujuan menjaga keseimbangan ekosistem dan mengembalikan kualitas perairan.
Rudy Susmanto menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar penangkapan ikan invasif, melainkan upaya membangun kesadaran bersama agar masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan sungai.
“Ini bukan soal selesai hari ini, tapi bagaimana kita membangun semangat bersama untuk menjaga sungai,” ujarnya, dilansir dari rilis resmi Pemkab Bogor.
Dari hasil peninjauan langsung, ditemukan kondisi sedimentasi yang cukup tinggi serta penumpukan sampah di sejumlah titik aliran sungai.
Menurut Rudy, persoalan ini harus ditangani bersama karena berdampak langsung pada risiko banjir.
Baca Juga:Bangkitkan Nostalgia, Pasar Leuwiliang Bogor akan Dilengkapi Bioskop dan Fasilitas ModernBupati Bogor Rudy Susmanto Jadikan Desa Gunung Putri Jadi Prototipe Desa Percontohan
“Kalau sedimentasi bisa dikurangi, potensi banjir juga ikut menurun,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengendalian ikan sapu-sapu yang termasuk spesies invasif.
Jika tidak dikendalikan, populasi ikan ini dapat merusak ekosistem dasar sungai dan mengganggu keseimbangan lingkungan.
Melalui aksi ini, Pemkab Bogor berharap muncul gerakan kolektif dari masyarakat untuk menjaga sungai tetap bersih, sehat, dan berkelanjutan. (*)
