Hal senada disampaikan Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR) yang mengajak seluruh pelaku usaha untuk patuh tanpa pengecualian.
Mereka menegaskan bahwa sanksi berlapis telah disiapkan bagi pihak yang tidak menjalankan kesepakatan.
Dari sisi industri, perusahaan besar juga menyatakan komitmennya. Pelaku usaha siap menggerakkan harga secara bertahap demi menciptakan ekosistem perunggasan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Baca Juga:Kementan Turun Tangan: Harga Ayam Diselamatkan Lewat Penyerapan Besar-besaranBasuki Dukung Hilirisasi Ayam, Pasokan Protein di IKN dan Sekitarnya Diperkuat
Satgas Pangan Polri turut mengawal ketat implementasi di lapangan. Pengawasan intensif akan dilakukan untuk memastikan tidak ada transaksi di bawah harga yang telah disepakati.
Jika ditemukan pelanggaran, sanksi tegas akan diberlakukan, mulai dari pengurangan distribusi DOC, pembatasan pakan, hingga rekomendasi sanksi lanjutan.
Pemerintah menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada konsistensi seluruh pelaku usaha.
Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan harga ayam dapat kembali stabil, peternak sejahtera, dan industri tetap tumbuh berkelanjutan. (*)
