Ia menegaskan bahwa misi perdamaian bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian penting dari kontribusi Indonesia di tingkat internasional.
Sugiono juga mengingatkan bahwa lokasi penugasan adalah wilayah konflik yang jauh dari kata aman. Karena itu, kesiapan mental, kemampuan, dan semangat prajurit menjadi faktor utama.
“Tugas ini penuh risiko, tapi juga membawa kehormatan besar bagi Indonesia,” ujarnya.
Keberangkatan pasukan Garuda kali ini bukan sekadar penugasan biasa.
Baca Juga:Kunjungi Kampung Nelayan Banyuasin, Menko Polkam: Negara Hadir Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat PesisirEfek Jera Mandek, Kemenko Polkam Ubah Cara Tangani Nelayan Pelintas Batas
Lebih dari itu, mereka membawa harapan besar bangsa untuk terus dikenal sebagai salah satu pasukan perdamaian terbaik di dunia—reputasi yang telah dibangun selama puluhan tahun.
Kini, semua kembali pada satu hal: kesiapan, disiplin, dan dedikasi di medan tugas. (*)
