Kementan Kawal Proyek Farm Ayam Raksasa di Malang, Targetkan Industri Unggas Lebih Kuat

Pendampingan
Kementan mendampingi pembangunan fasilitas Farm dan Hatchery Grand Parent Stock (GPS) Broiler milik PT Berdikari di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Foto: Kementan.
0 Komentar

Malang, Berita86.com— Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat penguatan industri perunggasan nasional agar lebih modern, sehat, dan berkelanjutan.

Salah satu langkah konkretnya adalah mendampingi pembangunan fasilitas Farm dan Hatchery Grand Parent Stock (GPS) Broiler milik PT Berdikari di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Pendampingan tersebut diwujudkan lewat kegiatan peninjauan langsung di lokasi proyek pada Selasa (12/5/2026).

Baca Juga:Pemerintah Gerak: Harga Telur Anjlok, Kementan Minta Naik ke Rp26.500, Dapur MBG Wajib Serap PeternakGenerasi Muda Didorong Masuk Hilirisasi Ayam

Kegiatan ini menjadi lanjutan dari pembahasan masterplan sebelumnya, sekaligus memastikan pengembangan kawasan breeding farm berjalan sesuai arah kebijakan nasional.

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Kementan, Hary Suhada, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen mendukung pembangunan breeding farm GPS dalam negeri yang memenuhi standar teknis dan biosecurity.

Hal ini juga mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 34 Tahun 2025 terkait standar usaha sektor pertanian berbasis risiko.

Ia menjelaskan, keberadaan breeding farm nasional memiliki peran penting dalam menjamin ketersediaan bibit unggas unggul, menjaga kesinambungan industri, serta mendukung ketahanan pangan di tengah meningkatnya kebutuhan protein hewani masyarakat.

Selain meninjau lokasi, tim juga membahas berbagai aspek teknis, mulai dari kesiapan infrastruktur, pengembangan kawasan, hingga strategi pencegahan penyakit unggas.

Seluruh proses diarahkan agar pembangunan mengikuti prinsip Good Breeding Practice (GBP) dan standar biosecurity modern.

Pemerintah memastikan akan terus mengawal penyempurnaan siteplan dan dokumen pendukung lainnya agar proyek ini berjalan optimal, adaptif, dan berkelanjutan.

Baca Juga:Dimulai dari Malang: Groundbreaking Hilirisasi Ayam di 6 Titik, Perkuat Pasokan Protein NasionalDukung MBG, Danantara Siapkan Rp20 Triliun untuk Peternak Ayam Pedaging dan Petelur

Di sisi lain, PT Berdikari menyambut baik dukungan yang diberikan pemerintah.

Perusahaan menegaskan komitmennya untuk membangun breeding farm GPS yang modern, profesional, serta sesuai regulasi.

Sebagai BUMN di sektor pangan, PT Berdikari dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat rantai pasok industri perunggasan, mulai dari hulu hingga hilir.

Tak hanya menyediakan bibit unggas berkualitas, perusahaan juga berkontribusi dalam membangun ekosistem industri yang lebih terintegrasi.k

Melalui proyek ini, pemerintah berharap lahir model breeding farm nasional yang efisien, berdaya saing, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat masa depan industri perunggasan Indonesia. (*)

0 Komentar