Jakarta, Berita86.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, pemerintah memberikan kabar yang menenangkan bagi masyarakat.
Ketersediaan hewan kurban nasional dipastikan dalam kondisi aman, bahkan mengalami surplus, seiring diperkuatnya pengawasan kesehatan hewan dan keamanan pangan di seluruh Indonesia.
Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah kurban dengan rasa tenang, tanpa kekhawatiran terhadap kualitas maupun ketersediaan hewan.
Baca Juga:Jelang Idul Adha, Pemerintah Waspadai Penyakit Berbahaya dari Hewan KurbanJelang Idul Adha 2026, Pemerintah Pastikan Sapi Bantuan Presiden Sehat dan Layak Kurban
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari menegaskan bahwa pemerintah hadir memastikan setiap aspek pelaksanaan Iduladha berjalan aman, termasuk dalam hal konsumsi daging kurban.
“Pemerintah ingin masyarakat merayakan Iduladha dengan nyaman dan tanpa rasa khawatir, terutama terkait keamanan pangan asal hewan,” ujarnya di Jakarta, Selasa (13/5/2026).
Ia menambahkan, pengawasan ketat dilakukan agar daging kurban yang dikonsumsi benar-benar memenuhi standar kesehatan dan keamanan.
Stok Melimpah, Surplus Hampir 900 Ribu Ekor
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat, potensi ketersediaan hewan kurban tahun 2026 mencapai sekitar 3,24 juta ekor, sementara kebutuhan nasional diperkirakan hanya 2,35 juta ekor.
Artinya, terdapat surplus sekitar 891 ribu ekor, yang terdiri dari:
-Sapi: surplus lebih dari 67 ribu ekor
-Kerbau: surplus sekitar 21 ribu ekor
-Kambing: surplus lebih dari 332 ribu ekor
-Domba: surplus hampir 470 ribu ekor
Dengan kondisi ini, masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan maupun lonjakan harga.
Distribusi Diatur, Harga Dijaga Stabil
Masih dilansir dari rilis resmi Kementan, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Agung Suganda menjelaskan bahwa pemerintah tidak hanya memastikan stok cukup, tetapi juga mengatur distribusi ternak dari daerah surplus ke wilayah yang membutuhkan.
Langkah ini penting untuk menjaga keseimbangan pasokan dan mencegah kenaikan harga yang tidak terkendali menjelang Idul Adha.
Baca Juga:Jelang Idul Adha 1447 H, Kementan Perketat Pengawasan dan Dorong Pelaporan Data Hewan KurbanSapi Kurban Presiden Disiapkan, Peternak Lokal Panen Untung, Stok Nasional Tembus 859 Ribu Ekor
“Arahan pemerintah jelas, hewan kurban harus tersedia cukup, sehat, aman, dan tetap terjangkau bagi masyarakat,” kata Agung.
Sementara itu, pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari:
-Kesehatan hewan di peternakan
-Lalu lintas pengiriman ternak
-Tempat penjualan hewan kurban
-Lokasi pemotongan
Pemerintah juga mengerahkan lebih dari 9.700 petugas di lapangan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar.
