Pecah Rekor: Domba Garut Tampil di Panggung Internasional, Bukti Peternakan RI Naik Kelas

Naik kelas
Seni Ketangkasan Domba Garut tampil di dalam hall pameran internasional, menghadirkan wajah baru peternakan rakyat yang lebih modern dan inklusif. Foto: Kementan.
0 Komentar

Ia menilai ini sebagai langkah besar dalam memperkenalkan peternakan rakyat ke level yang lebih profesional.

Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya kesejahteraan hewan.

Penyelenggara memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan mengedepankan prinsip animal welfare.

Baca Juga:Ledakan Kebutuhan Vaksin Hewan: Kementan Gandeng Investor Bangun Pabrik Modern di SulselKementan Bangun Lab Vaksin Modern, Langkah Besar Dongkrak Ketahanan Pangan Nasional

Antusiasme peternak pun sangat tinggi. Sekitar 600 ternak unggulan ditampilkan, melibatkan peserta dari puluhan daerah di Jawa Barat, Banten, dan wilayah lainnya.

Managing Director PT Napindo Media Ashatama Arya Seta menilai ILGC sebagai titik temu penting bagi seluruh ekosistem peternakan nasional.

Ia menyebut setiap ternak yang tampil bukan hanya representasi peternakan, tetapi juga hasil kerja keras dan harapan para peternak.

Menurutnya, kolaborasi antara kontes ternak dan pameran internasional membuka peluang besar untuk memperkenalkan keunggulan peternakan Indonesia ke pasar global.

Di balik kemeriahan acara, sektor peternakan nasional juga mencatat capaian penting. Indonesia kini telah mencapai swasembada daging domba dan kambing, dengan populasi yang terus meningkat.

Populasi domba tercatat lebih dari 9 juta ekor, sementara kambing mencapai lebih dari 15 juta ekor.

Kondisi ini menjadi modal kuat dalam memenuhi kebutuhan protein hewani sekaligus meningkatkan daya saing.

Baca Juga:Harga Ayam Hidup Anjlok di Bawah Rp15 Ribu, Kementan Turun Tangan Selamatkan Peternak RakyatGas Hilirisasi Ayam! Kementan dan Pemkot Bandar Lampung Siap Bangun RPHU Juli 2026

Impor pun terus menurun hingga di bawah 10 persen, bahkan dalam beberapa bulan terakhir hampir tidak ada impor, kecuali untuk kebutuhan khusus.

Ke depan, pemerintah menargetkan peningkatan nilai tambah dan perluasan pasar ekspor, menjadikan peternakan rakyat sebagai pilar utama ketahanan pangan nasional.

ILGC 2026 menjadi bukti bahwa peternakan rakyat Indonesia tidak hanya mampu menjaga warisan budaya, tetapi juga siap bersaing di tingkat global.

Domba Garut kini bukan sekadar tradisi, melainkan simbol kebangkitan peternakan modern Indonesia. (*)

0 Komentar