Pecah Rekor: Domba Garut Tampil di Panggung Internasional, Bukti Peternakan RI Naik Kelas

Naik kelas
Seni Ketangkasan Domba Garut tampil di dalam hall pameran internasional, menghadirkan wajah baru peternakan rakyat yang lebih modern dan inklusif. Foto: Kementan.
0 Komentar

Tangerang, Berita86.com– Suasana berbeda terasa dalam gelaran Indo Livestock Grand Championship (ILGC) 2026 yang berlangsung pada 16–18 Juni di NICE PIK 2, Tangerang.

Untuk pertama kalinya, Seni Ketangkasan Domba Garut tampil di dalam hall pameran internasional, menghadirkan wajah baru peternakan rakyat yang lebih modern dan inklusif.

Langkah ini bukan sekadar perubahan lokasi. Ini menjadi simbol bahwa peternakan rakyat Indonesia kini semakin percaya diri menembus panggung global, berdampingan dengan pelaku industri peternakan dari berbagai negara.

Baca Juga:Ledakan Kebutuhan Vaksin Hewan: Kementan Gandeng Investor Bangun Pabrik Modern di SulselKementan Bangun Lab Vaksin Modern, Langkah Besar Dongkrak Ketahanan Pangan Nasional

Kementerian Pertanian (Kementan) melihat momentum ini sebagai upaya strategis untuk memperkenalkan kekayaan genetik ternak lokal, sekaligus menggabungkan unsur budaya, ekonomi, dan inovasi dalam satu ajang bergengsi.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Agung Suganda menyebut format indoor sebagai terobosan penting.

Selain memberikan kenyamanan bagi peserta dan ternak, konsep ini juga membuka akses lebih luas bagi masyarakat untuk mengenal dunia peternakan secara langsung.

Menurutnya, kehadiran kontes dalam ruang tertutup menjadikan edukasi lebih efektif tanpa terganggu faktor cuaca.

Masyarakat kini bisa melihat langsung beragam ternak unggulan dengan lebih dekat dan nyaman.

ILGC 2026 menghadirkan berbagai jenis kambing dan domba unggulan seperti Peranakan Etawah, Kaligesing, Senduro, hingga ras internasional seperti Dorper, Suffolk, dan Awassi.

Selain itu, sapi pedaging dan sapi perah juga turut dipamerkan sebagai bagian dari penguatan sektor peternakan nasional.

Baca Juga:Harga Ayam Hidup Anjlok di Bawah Rp15 Ribu, Kementan Turun Tangan Selamatkan Peternak RakyatGas Hilirisasi Ayam! Kementan dan Pemkot Bandar Lampung Siap Bangun RPHU Juli 2026

Namun, Domba Garut tetap menjadi magnet utama. Selain ciri fisiknya yang unik, domba ini merupakan salah satu kekayaan genetik asli Indonesia yang terus berkembang berkat dukungan budaya lokal.

Agung menegaskan, jika dunia mengenal Wagyu dari Jepang atau Merino dari Australia, maka Indonesia patut berbangga dengan Domba Garut sebagai identitas ternak nasional.

Keberlangsungan Domba Garut tidak lepas dari tradisi yang mengakar kuat di masyarakat, terutama melalui Seni Ketangkasan Domba Garut.

Tradisi ini dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kelestarian plasma nutfah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi.

Masih dilansir dari rilis resmi Kementan, Ketua Umum HPDKI Yudi Guntara menyebut kehadiran SKDG dalam format indoor sebagai bukti bahwa budaya lokal mampu beradaptasi tanpa kehilangan jati diri.

0 Komentar